diabetes pada wanita mampu mengganggu aktivitas seksual, papar staf divisi metabolik endokrinologi departemen ilmu penyakit dalam fakultas kedokteran universitas indonesia, dr. dyah purnamasari, sppd.
usai seminar perihal diabetes pada hawa di jakarta, senin, ia menyatakan bahwa salah Satu fungsi seksual yang terganggu akibat diabetes merupakan perangsangan.
ia menjelaskan, kadar gula pada darah yang tetap tinggi pada jangka lama dalam perempuan dan mengalami diabetes hendak merusak pembuluh darah serta syaraf ke organ-organ seksual.
syaraf dan pembuluh darah dan rusak, lanjut dia, serta memesan perlendiran vagina yang berfungsi dibuat respon seksual adalah menurun.
Informasi Lainnya:
akibatnya, vagina tetap kering meski banyak rangsangan seksual. aktivitas seksual merupakan tak nyaman sehingga minat berhubungan seks pun berkurang, jelas dia.
ia dan menunjukan gejala-gejala khusus dan kerap dialami wanita dengan diabetes, salah satunya infeksi vagina yang ditandai melalui keputihan yang muncul berulang-ulang meski telah diobati.
berkali-kali keputihan, berobat (2012) sembuh, berobat (dulu) sembuh (lagi). apabila aware, tentu sadar banyak sesuatu yang salah dan hendak diperiksakan lebih lanjut, ujarnya.
dyah menungkapkan, kaum wanita mesti sediakan pengetahuan tentang kesehatan tubuh supaya bisa mendeteksi penyakit, termasuk diabetes.